Kejari dan PWI Metro Sepakat Jalin Kerjasama Upaya Pencegahan Korupsi

Metro–Jejakberita.idPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota setempat sepakat bersinergi guna memberantas prilaku dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) serta gratifikasi dan pungutan liar (Pungli) di Bumi Sai Wawai.

Ketua PWI Kota Metro, Rino Panduwinata menyampaikan, kedatangannya bersama pengurus PWI periode 2021-2024 ke Kejari Metro untuk bersilaturahmi dan membahas serta menselaraskan sejumlah program kerja.

“Dalam audiensi yang disambut oleh Kajari, Kasi Pidsus dan Kasi Intel tadi, kami juga memaparkan program kerja. Kami juga menyepakati program PWI dan Kejari yang sinkron, tentunya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau KKN yang mungkin bisa terjadi di Kota Metro. Dan peran PWI sebagai kontrol sosial untuk mengawasi perilaku itu,” kata Rino dalam audiensi bersama Kejari Metro di GSG Kejari setempat, Rabu (07/04/2021).

Ia juga mengungkapkan, singkronisasi program antara PWI dan Kejari kedepan adalah terkait sosialisasi kepada petugas pelayanan pemerintahan.

“Salah program yang disepakati adalah, kedepannya PWI dan Kejari Metro memberikan sosialisasi tentang korupsi dan gratifikasi. Tindakan korupsi itu bukan hanya soal mengambil atau menerima uang negara atau uang rakyat, namun juga soal prilaku yang melebihi batas kewenangannya, yang mengakibatkan oknum tersebut terlibat dalam indikasi korupsi,” ujarnya.

Rino juga mendorong Kejari Metro dapat mengungkap kasus tindak pidana korupsi minimal 2 kasus dalam setahun. Selain itu, program tersebut juga sebagai upaya mendorong Pemkot Metro untuk transparan dalam menjalankan program.

“PWI juga mendorong pengungkapan kasus dugaan KKN, Gratifikasi dan pungli minimal dua kasus terungkap dalam setahun. Karena di metro bukan tidak ada indikasi itu, yang terpenting adalah kejelian dan ketelitian dari aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus demi kasusnya. Sinergitas ini juga merupakan upaya mendorong pemerintah Kota Metro untuk terus terbuka dan transparan terkait hal-hal yang menjadi program prioritas. Sehingga kemudian tidak terjadi lagi mis komunikasi antara pejabat dan wartawan yang mencari informasi untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Metro, Virginia Hariztavianne menyambut baik audiensi pengurus PWI Metro. Pihaknya juga sepakat bersinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami sangat menyambut baik program PWI, karena PWI ini adalah salah satu motor penggerak kontrol sosial dan pengawasan. Kami siap bekerjasama dan bersinergi. Kami sangat mendukung semua program, Karena program PWI itu sangat bermanfaat untuk masyarakat,” kata dia.

Pihaknya juga meminta PWI Metro untuk menginformasikan setiap perkembangan kasus korupsi yang sedang ditangani Kejari.

“Saya sangat mendukung sekali terutama soal informasi penanganan tindak pidana korupsi. Saya juga minta informasi lebih dari teman-teman terkait kasus-kasus yang kami tangani. Mudah-mudahan dengan sinergitas ini dapat berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya.

Diketahui, kedatangan sejumlah pengurus PWI Kota Metro disambut Kajari Metro Virginia Hariztavianne didampingi Kasi Pidsus Subhan Gunawan dan Kasi Intel Kejari Metro Rio Halim. (**)